Tuesday, December 14, 2010

Daftar Nama Soket dan Slot Prosesor

SOCKET


Socket adalah sebuah abstraksi perangkat lunak yang digunakan sebagai suatu "terminal" dari suatu hubungan antara dua mesin atau proses yang saling berinterkoneksi.






1. Soket 1

Socket-1 adalah soket kedua dari seri soket standar yang dibuat oleh Intel yang digunakan di mikroprosesor-mikroprosesor x86 antara lain digunakan oleh prosesor Intel 80486SX dan 80486SX2, Intel 80486DX dan 80486DX2, serta Intel 80486DX4 Overdrive. Socket ini diperkenalkan pada bulan April 1989. Socket ini memiliki karakteristik sebagai berikut:

* Memiliki 169 pin, dengan layout 17x17 Pin-Grid Array
* Tegangan operasi yang digunakan adalah 5 Volt


2. Soket 2

Socket-2 adalah sebuah soket prosesor yang digunakan oleh prosesor Intel 80486SX dan 80486SX2, Intel 80486DX dan 80486DX2, Intel 80486DX4 Overdrive serta 486 Overdrive. Socket ini diperkenalkan pada bulan Maret 1992.

Socket ini memiliki karakteristik sebagai berikut:

* Memiliki 238 pin, dengan layout 19x19 Pin-Grid Array
* Tegangan operasi yang digunakan adalah 5 Volt


3. Soket 3

Socket-3 adalah sebuah soket prosesor yang digunakan oleh prosesor Intel 80486SX dan 80486SX2, Intel 80486DX dan 80486DX2, Intel 80486DX4 Overdrive, 486 Overdrive serta AMD 5x86. Socket ini diperkenalkan pada bulan Februari 1994.

Socket ini memiliki karakteristik sebagai berikut:

* Memiliki 237 pin, dengan layout 19x19 Pin-Grid Array

* Tegangan operasi yang digunakan adalah 5 Volt atau 3.3 Volt


4. Soket 4

Socket-4 adalah sebuah soket prosesor yang digunakan oleh prosesor Intel Pentium generasi pertama (60 MHz dan 66 MHz) serta Pentium Overdrive. Socket ini diperkenalkan pada bulan Maret 1993.

Socket ini memiliki karakteristik sebagai berikut:

* Memiliki 273 pin, dengan layout 21x21 PGA (Pin-Grid Array)
* Tegangan operasi yang digunakan adalah 5 Volt

5. Soket 5

Socket-5 adalah sebuah soket prosesor yang digunakan oleh prosesor Intel Pentium generasi kedua (75 MHz hingga 133 MHz) serta Pentium Overdrive. Socket ini diperkenalkan pada bulan Maret 1994.

Socket ini memiliki karakteristik sebagai berikut:

* Memiliki 320 pin, dengan layout 37x37 SPGA (Staggered Pin-Grid Array)
* Tegangan operasi yang digunakan adalah 3.3 Volt atau 3.5 Volt



6. Soket 6

Socket-6 adalah sebuah soket prosesor yang digunakan oleh prosesor Intel 80486DX4 serta Intel Pentium Overdrive. Socket ini diperkenalkan pada bulan Februari 1994. Meski diperkenalkan, prosesor ini jarang diimplementasikan dalam sistem komputer yang beredar, mengingat pasar telah menggunakan prosesor Intel Pentium yang kinerjanya lebih cepat dibandingkan dengan prosesor 486.

Socket ini memiliki karakteristik sebagai berikut:

* Memiliki 235 pin, dengan layout 19x19 Pin-Grid Array
* Tegangan operasi yang digunakan adalah 3.3 Volt


7. Soket 7

Socket-7 adalah sebuah soket prosesor yang digunakan oleh prosesor Intel Pentium generasi ketiga (75 MHz hingga 233 MHz), prosesor Intel Pentium MMX, AMD K5, AMD K6, Cyrix M1, Cyrix MII, serta Pentium II Overdrive. Socket ini diperkenalkan oleh Intel pada bulan Juni 1995.

Socket ini memiliki karakteristik sebagai berikut:

* Memiliki 320 pin, dengan layout 37x37 SPGA (Staggered Pin-Grid Array)
* Tegangan operasi yang digunakan bervariasi (berkisar antara 2.8 Volt hingga 3.465 Volt), karena memang Intel menggunakan Voltage Regulator Module (VRM) untuk meregulasi tegangan. VRM sendiri merupakan papan sirkuit yang terdapat di dalam motherboard yang menentukan tegangan operasi prosesor yang cocok.

Saat AMD serta Cyrix merilis prosesor dengan kecepatan bus 100 MHz atau lebih, mereka membuat ekstensi terhadap desain Socket-7 yang kemudian mereka namai sebagai Super Socket-7 atau Super7. Ini tentu saja membuat sistem-sistem yang masih menggunakan Socket-7 dapat menggunakan prosesor yang lebih cepat, hingga mencapai 500 MHz (prosesor AMD K6-3), yang bahkan hampir menyamai kecepatan prosesor Pentium II yang menggunakan Slot-1 atau Celeron Socket-370.

8. Soket 8

Socket CPU Socket 8 digunakan secara khusus dengan prosesor Intel Pentium Pro dan Pentium II OverDrive. Intel tidak lagi memproduksi Socket 8 dan memilih Slot 1 dengan diperkenalkannya Pentium II.


Socket 8

Spesifikasi
Tipe:
Kontak: 387
Kecepatan bus: 66-75 MHz
Range tegangan: 2.1 - 3.5 V
Prosesor: Pentium Pro 150~200,Pentium II OverDrive 300~333, Evergreen AcceleraPCI, PowerLeap PL-Pro/II, PowerLeap PL-Renaissance/AT, PowerLeap PL-Renaissance/PCI
Diperkenalkan pada November 1995
Termasuk dalam seri Socket CPU











































9. Soket PGA 370

Soket PGA 370 adalah salah satu tipe dudukan prosesor yang dipakai oleh jajaran prosesor buatan Intel, yaitu Celeron dan Pentium III. Soket yang diperkenalkan pertama kali kepada khalayak ramai pada bulan November 1998 ini memiliki 370 pin dengan luas penampang 37x37 SPGA (Staggered Pin-Grid Array). Tegangan operasi yang digunakan bervariasi karena Intel menggunakan sistem Automatic Voltage Regulator Module (Auto-VRM) untuk meregulasi tegangan.

Soket 370 awalnya hanya diperuntukkan bagi prosesor Intel Celeron yang mematok harga lebih murah daripada Pentium II maupun Pentium III. Celeron merupakan hasil praktek tandingan yang dilakukan oleh Intel menyusul maraknya komputer berbasis prosesor dengan soket 7 yang berharga murah, tetapi dengan kualitas yang tidak murahan. Pentium II kala itu berharga sangat mahal karena menggunakan chip terpisah sebagai cache L2. Selain itu, papan induk berbasis soket 7 juga lebih murah dibandingkan dengan papan induk berbasis slot 1 sehingga membangun sebuah sistem berbasis socket 7 dianggap jauh lebih ekonomis bila dibandingkan dengan Pentium II kala itu.

Setelah sukses menekan AMD dan Cyrix dengan Celeron-nya, Intel pun menggunakan desain soket ini untuk prosesor Pentium III terbaru miliknya, dimulai dari generasi Pentium III Coppermine hingga Tualatin. Alasan mengapa Intel menggunakan desain soket 370 pada prosesor Pentium III-nya adalah karena Intel mengintegrasikan cache L2 ke dalam inti prosesor setelah sebelumnya diletakkan terpisah pada kartrid. Ini juga menjadi sebab mengapa prosesor Pentium II dan Pentium III generasi awal terlihat berbeda apabila dibandingkan dengan semua prosesor pendahulunya, apalagi prosesor Pentium Pro.

sumber :
wikipedia.org

0 comments:

Post a Comment

There was an error in this gadget
 
Knowledge is Everything Copyright © 2011